Mencicip Jajan Pasar : Romantisme Masa Kecil



Pulang ke Jogja adalah keharusan untuk menengok Pasar Beringharjo. Letaknya memang strategis di jalur imaginer Tugu dan Kraton yang bernama Jl. Malioboro. Saya tidak naik becak tapi naik andong dari Pasar Kotagede. Memakan waktu sekitar 40 menit dengan tarip 2rebu sekali jalan. Rasanya isis....

Usai belanja kami memilih makan di emperan depan. Melihat pecel serasa menahan air liur. Ditambah nasi wes...cespleng tenan. Ada lauknya juga yakni tempe gembus, tempe gemuk, tahu bacem. Tak jauh dari situ berjejer penjual dawet ayu. Hmmm yang jual juga ayu-ayu lo ! Pokoknya ngga seperti cendolnya Singapore.

Agak geser di jalanan Selatan saya menemukan yang saya cari : Sate Gajih !! Sampe terngimpi-impi pengen ngrasain lagi. Dulu waktu kecil makanan ini harus dibeli terutama sebagai upah menemani ibu belanja. Rasanya mak nyus apalagi fresh from grill. Memang dirancang sedemikian rupa sehingga harus makan ditempat. Kalau dingin..wah lemak bakalan nempel di dinding mulut. Ilangnya susah !

Comments

Ellen Widyasari said…
hiks....jadi pengeeen..
Anonymous said…
curaaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnnggggggggggggggg........................ huhuhu.. kapan iso mulih??? hiks hiks hiks...
Linda said…
apa kabar mbak??
waaaah asyik banget
jadi pengen nih :)

mbak, mau donk diajarin fotografi
Anonymous said…
sate gajih? gile ... aku suka jg!! :D yogya -- traveling juga october ini :) gud spots!